Sabtu, 20 November 2010

Keistimewaan Malam

     Malam adalah waktu istirahat bagi kebanyakan orang setelah seharian beraktifitas. Dengan rutinistas umum ini, malam menjadi waktu yang sunyi. Kesunyian malam yang jauh dari hiruk pikuk kehidupan memberikan dampak ketenangan tersendiri bagi kita. Apalagi bagi yang hidup diwilayah bercuaca panas, malam tidak saja memberikan ketenangan tapi juga kenyamanan cuaca.
Dalam al-Qur'an disebutkan :
      Dialah yang menjadikan malam bagi kamu supaya kamu tenang beristirahat padanya dan   (menjadikan) siang terang benderang (supaya kamu mencari karunia Allah). Sesungguhnya pada  yang demikian itu terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi orang-orang yang mendengar.  (Qs. Yunus : 67).

     Ketenangan dan kenyaman yang dimiliki malam, dapat memberikan ketenangan pada seseorang. Jika dipergunakan untuk melakukan sesuatu, ketenangan malam sangat membantu konsentrasi, untuk hal yang positif maupun negatif. yaikh Ibrahim al-Laqqany menulisa bait-bait nadzam "Jauharah al-Tauhid" dalam satu malam, dengan petunjuk dari Gurunya, Syaikh Syarnuby.
     Sebaliknya, keruwetan pekerjaan di siang hari juga dapat terbawa pada malam hari dan menjadi semakin rumit, karena pemikiran semakin terkonsentrasi. Seorang penyair Arab pada masa praIslam, Imru'ulqais menyebutnya sebagai humumullail (kegelisahan malam).
Dalam bait-bait syairnya ia mengatakan :
     Dan malam bagaikan ombak
     telah menghampurkan tirainya
     kepadaku, dengan aneka kegelisahan untuk mengujiku

     Masalah sepele yang terjebak arus "kegelisahan malam" akan menjadi semakin rumit, karena terdramatris. Mereka yang tidak bisa tidur karena suatu permasalahan kadang menggunakan malam untuk pelampiasan, dan disambutlah oleh 'kupu-kupu malam' dan segala jenis kehidupan di malam hari. Apakah permasalahan terselesaikan dan menjadi tenang? Tentu saja tidak, karena halitu merupakan pelarian sesaat. tapi bagi orang yang dengan bijaksana melihat potensi malam, ia akan menggunakan ketenangan malam untuk berkonsentrasi menyelesaikan kesulitannya atau mengadukannya kepada Allah swt. Dengan cara itu, ketenangan didapat dan masalah dapat segera terpecahkan.
      Malam, dengan segala potensinya, menjadi pantas jika kemudian dipilih oleh Allah untuk pelaksanaan Isra' dan mi'rajnya nabi kita Muhammad saw. Peristiwa spritual yang amat tinggi yang dianugerahkan kepada manusia. Dan adalah pantas jika Allah juga bersumpah dengan menyebut "malam".

Tidak ada komentar:

Posting Komentar