Tampilkan postingan dengan label Iseng-iseng nulis. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Iseng-iseng nulis. Tampilkan semua postingan

Minggu, 20 Februari 2011

13 hal yang disuka pria dari wanita

    Cinta adalah fitrah manusia. Cinta juga salah satu bentuk kesempurnaan penciptaan yang Allah berikan kepada manusia. Allah menghiasi hati manusia dengan perasaan cinta pada banyak hal. Salah satunya cinta seorang lelaki kepada seorang wanita, demikian juga sebaliknya.
    Rasa cinta bisa menjadi anugerah jika luapkan sesuai dengan bingkai nilai-nilai ilahiyah. Namun, perasaan cinta dapat membawa manusia ke jurang kenistaan bila diumbar demi kesenangan semata dan dikendalikan nafsu liar.
    Islam sebagai syariat yang sempurna, memberi koridor bagi penyaluran fitrah ini. Apalagi cinta yang kuat adalah salah satu energi yang bisa melanggengkan hubungan seorang pria dan wanita dalam mengarungi kehidupan rumah tangga. Karena itu, seorang pria shalih tidak asal dapat dalam memilih wanita untuk dijadikan pendamping hidupnya.
 
Ada banyak faktor yang bisa menjadi sebab munculnya rasa cinta seorang pria kepada wanita untuk diperistri. Setidak-tidaknya seperti di bawah ini  :

01. Karena akidahnya yang Shahih
      Keluarga adalah salah satu benteng akidah. Sebagai benteng akidah, keluarga harus benar-benar kokoh dan tidak bisa ditembus. Jika rapuh, maka rusaklah segala-galanya dan seluruh anggota keluarga tidak mungkin selamat dunia-akhirat. Dan faktor penting yang bisa membantu seorang lelaki menjaga kekokohan benteng rumah tangganya adalah istri shalihah yang berakidah shahih serta paham betul akan peran dan fungsinya sebagai madrasah bagi calon pemimpin umat generasi mendatang.
Allah menekankah hal ini dalam firmanNya, “Dan janganlah kamu menikahi wanita-wanita musyrik, sebelum mereka beriman. Sesungguhnya wanita budak yang mukmin lebih baik dari wanita musyrik, walaupun dia menarik hatimu. Dan janganlah kamu menikahkan orang-orang musyrik (dengan wanita-wanita mukmin) sebelum mereka beriman. Sesungguhnya budak yang mukmin lebih baik dari orang musyrik, walaupun dia menarik hatimu. Mereka mengajak ke neraka, sedang Allah mengajak ke surga dan ampunan dengan izin-Nya. Dan Allah menerangkan ayat-ayat-Nya (perintah-perintah-Nya) kepada manusia supaya mereka mengambil pelajaran.” (Al-Baqarah: 221)

02. Karena paham agama dan mengamalkannya
       Ada banyak hal yang membuat seorang lelaki mencintai wanita. Ada yang karena kemolekannya semata. Ada juga karena status sosialnya. Tidak sedikit lelaki menikahi wanita karena wanita itu kaya. Tapi, kata Rasulullah yang beruntung adalah lelaki yang mendapatkan wanita yang faqih dalam urusan agamanya. Itulah wanita dambaan yang lelaki shalih.
      Dari Abu Hurairah, Rasulullah saw. bersabda, “Wanita dinikahi karena empat perkara: karena hartanya, keturunannya, kecantikannya, dan agamanya. Maka, ambillah wanita yang memiliki agama (wanita shalihah), kamu akan beruntung.” (Bukhari dan Muslim)
      Rasulullah saw. juga menegaskan, “Dunia adalah perhiasan, dan perhiasan dunia yang paling baik adalah wanita yang shalihah.” (Muslim, Ibnu Majah, dan Nasa’i).
Jadi, hanya lelaki yang tidak berakal yang tidak mencintai wanita shalihah.

03. Dari keturunan yang baik
      Rasulullah saw. mewanti-wanti kaum lelaki yang shalih untuk tidak asal menikahi wanita. “Jauhilah rumput hijau sampah!” Mereka bertanya, “Apakah rumput hijau sampah itu, ya Rasulullah?” Nabi menjawab, “Wanita yang baik tetapi tinggal di tempat yang buruk.” (Daruquthni, Askari, dan Ibnu ‘Adi)
     Karena itu Rasulullah saw. memberi tuntunan kepada kaum lelaki yang beriman untuk selektif dalam mencari istri. Bukan saja harus mencari wanita yang tinggal di tempat yang baik, tapi juga yang punya paman dan saudara-saudara yang baik kualitasnya. “Pilihlah yang terbaik untuk nutfah-nutfah kalian, dan nikahilah orang-orang yang sepadan (wanita-wanita) dan nikahilah (wanita-wanitamu) kepada mereka (laki-laki yang sepadan),” kata Rasulullah. (Ibnu Majah, Daruquthni, Hakim, dan Baihaqi).
     “Carilah tempat-tempat yang cukup baik untuk benih kamu, karena seorang lelaki itu mungkin menyerupai paman-pamannya,” begitu perintah Rasulullah saw. lagi. “Nikahilah di dalam “kamar” yang shalih, karena perangai orang tua (keturunan) itu menurun kepada anak.” (Ibnu ‘Adi)
    Karena itu, Utsman bin Abi Al-’Ash Ats-Tsaqafi menasihati anak-anaknya agar memilih benih yang baik dan menghindari keturunan yang jelek. “Wahai anakku, orang menikah itu laksana orang menanam. Karena itu hendaklah seseorang melihat dulu tempat penanamannya. Keturunan yang jelek itu jarang sekali melahirkan (anak), maka pilihlah yang baik meskipun agak lama.”

04. Masih gadis
     Siapapun tahu, gadis yang belum pernah dinikahi masih punya sifat-sifat alami seorang wanita. Penuh rasa malu, manis dalam berbahasa dan bertutur, manja, takut berbuat khianat, dan tidak pernah ada ikatan perasaan dalam hatinya. Cinta dari seorang gadis lebih murni karena tidak pernah dibagi dengan orang lain, kecuali suaminya.
    Karena itu, Rasulullah saw. menganjurkan menikah dengan gadis. “Hendaklah kalian menikah dengan gadis, karena mereka lebih manis tutur katanya, lebih mudah mempunyai keturunan, lebih sedikit kamarnya dan lebih mudah menerima yang sedikit,” begitu sabda Rasulullah yang diriwayatkan oleh Ibnu Majah dan Baihaqi.
    Tentang hal ini A’isyah pernah menanyakan langsung ke Rasulullah saw. “Ya Rasulullah, bagaimana pendapatmu jika engkau turun di sebuah lembah lalu pada lembah itu ada pohon yang belum pernah digembalai, dan ada pula pohon yang sudah pernah digembalai; di manakah engkau akan menggembalakan untamu?” Nabi menjawab, “Pada yang belum pernah digembalai.” Lalu A’isyah berkata, “Itulah aku.”
    Menikahi gadis perawan akan melahirkan cinta yang kuat dan mengukuhkan pertahanan dan kesucian. Namun, dalam kondisi tertentu menikahi janda kadang lebih baik daripada menikahi seorang gadis. Ini terjadi pada kasus seorang sahabat bernama Jabir.
    Rasulullah saw. sepulang dari Perang Dzat al-Riqa bertanya Jabir, “Ya Jabir, apakah engkau sudah menikah?” Jabir menjawab, “Sudah, ya Rasulullah.” Beliau bertanya, “Janda atau perawan?” Jabir menjawab, “Janda.” Beliau bersabda, “Kenapa tidak gadis yang engkau dapat saling mesra bersamanya?” Jabir menjawab, “Ya Rasulullah, sesungguhnya ayahku telah gugur di medan Uhud dan meninggalkan tujuh anak perempuan. Karena itu aku menikahi wanita yang dapat mengurus mereka.” Nabi bersabda, “Engkau benar, insya Allah.”

05. Sehat jasmani dan penyayang
     Sahabat Ma’qal bin Yasar berkata, “Seorang lelaki datang menghadap Nabi saw. seraya berkata, “Sesungguhnya aku mendapati seorang wanita yang baik dan cantik, namun ia tidak bisa melahirkan. Apa sebaiknya aku menikahinya?” Beliau menjawab, “Jangan.” Selanjutnya ia pun menghadap Nabi saw. untuk kedua kalinya, dan ternyata Nabi saw. tetap mencegahnya. Kemudian ia pun datang untuk ketiga kalinya, lalu Nabi saw. bersabda, “Nikahilah wanita yang banyak anak, karena sesungguhnya aku akan membanggakan banyaknya jumlah kalian di hadapan umat-umat lain.” (Abu Dawud dan Nasa’i).
     Karena itu, Rasulullah menegaskan, “Nikahilah wanita-wanita yang subur dan penyayang. Karena sesungguhnya aku bangga dengan banyaknya kalian dari umat lain.” (Abu Daud dan An-Nasa’i)

06. Berakhlak mulia
     Abu Hasan Al-Mawardi dalam Kitab Nasihat Al-Muluk mengutip perkataan Umar bin Khattab tentang memilih istri baik merupakan hak anak atas ayahnya, “Hak seorang anak yang pertama-tama adalah mendapatkan seorang ibu yang sesuai dengan pilihannya, memilih wanita yang akan melahirkannya. Yaitu seorang wanita yang mempunyai kecantikan, mulia, beragama, menjaga kesuciannya, pandai mengatur urusan rumah tangga, berakhlak mulia, mempunyai mentalitas yang baik dan sempurna serta mematuhi suaminya dalam segala keadaan.”

07. Lemah-lembut
     Imam Ahmad meriwayatkan hadits dari A’isyah r.a. bahwa Rasulullah saw. bersabda, “Wahai A’isyah, bersikap lemah lembutlah, karena sesungguhnya Allah itu jika menghendaki kebaikan kepada sebuah keluarga, maka Allah menunjukkan mereka kepada sifat lembah lembut ini.” Dalam riwayat lain disebutkan, “Jika Allah menghendaki suatu kebaikan pada sebuah keluarga, maka Allah memasukkan sifat lemah lembut ke dalam diri mereka.”

08. Menyejukkan pandangan
      Rasulullah saw. bersabda, “Tidakkah mau aku kabarkan kepada kalian tentang sesuatu yang paling baik dari seorang wanita? (Yaitu) wanita shalihah adalah wanita yang jika dilihat oleh suaminya menyenangkan, jika diperintah ia mentaatinya, dan jika suaminya meninggalkannya ia menjaga diri dan harta suaminya.” (Abu daud dan An-Nasa’i)
     “Sesungguhnya sebaik-baik wanitamu adalah yang beranak, besar cintanya, pemegang rahasia, berjiwa tegar terhadap keluarganya, patuh terhadap suaminya, pesolek bagi suaminya, menjaga diri terhadap lelaki lain, taat kepada ucapan dan perintah suaminya dan bila berdua dengan suami dia pasrahkan dirinya kepada kehendak suaminya serta tidak berlaku seolah seperti lelaki terhadap suaminya,” begitu kata Rasulullah saw. lagi.
     Maka tak heran jika Asma’ binti Kharijah mewasiatkan beberapa hal kepada putrinya yang hendak menikah. “Engkau akan keluar dari kehidupan yang di dalamnya tidak terdapat keturunan. Engkau akan pergi ke tempat tidur, di mana kami tidak mengenalinya dan teman yang belum tentu menyayangimu. Jadilah kamu seperti bumi bagi suamimu, maka ia laksana langit. Jadilah kamu seperti tanah yang datar baginya, maka ia akan menjadi penyangga bagimu. Jadilah kamu di hadapannya seperti budah perempuan, maka ia akan menjadi seorang hamba bagimu. Janganlah kamu menutupi diri darinya, akibatnya ia bisa melemparmu. Jangan pula kamu menjauhinya yang bisa mengakibatkan ia melupakanmu. Jika ia mendekat kepadamu, maka kamu harus lebih mengakrabinya. Jika ia menjauh, maka hendaklah kamu menjauh darinya. Janganlah kami menilainya kecuali dalam hal-hal yang baik saja. Dan janganlah kamu mendengarkannya kecuali kamu menyimak dengan baik dan jangan kamu melihatnya kecuali dengan pandangan yang menyejukan.”

09. Realistis dalam menuntut hak dan melaksanakan kewajiban
      Salah satu sifat terpuji seorang wanita yang patut dicintai seorang lelaki shalih adalah qana’ah. Bukan saja qana’ah atas segala ketentuan yang Allah tetapkan dalam Al-Qur’an, tetapi juga qana’ah dalam menerima pemberian suami. “Sebaik-baik istri adalah apabila diberi, dia bersyukur; dan bila tak diberi, dia bersabar. Engkau senang bisa memandangnya dan dia taat bila engkau menyuruhnya.” Karena itu tak heran jika acapkali melepas suaminya di depan pintu untuk pergi mencari rezeki, mereka berkata, “Jangan engkau mencari nafkah dari barang yang haram, karena kami masih sanggup menahan lapar, tapi kami tidak sanggup menahan panasnya api jahanam.”
      Kata Rasulullah, “Istri yang paling berkah adalah yang paling sedikit biayanya.” (Ahmad, Al-Hakim, dan Baihaqi dari A’isyah r.a.)
     Tapi, “Para wanita mempunyai hak sebagaimana mereka mempunyai kewajiban menurut kepantasan dan kewajaran,” begitu firman Allah swt. di surah Al-Baqarah ayat 228. Pelayanan yang diberikan seorang istri sebanding dengan jaminan dan nafkah yang diberikan suaminya. Ini perintah Allah kepada para suami, “Berilah tempat tinggal bagi perempuan-perempuan seperti yang kau tempati. Jangan kamu sakiti mereka dengan maksud menekan.” (At-Thalaq: 6)

10. Menolong suami dan mendorong keluarga untuk bertakwa
      Istri yang shalihah adalah harta simpanan yang sesungguhnya yang bisa kita jadikan tabungan di dunia dan akhirat. Iman Tirmidzi meriwayatkan bahwa sahabat Tsauban mengatakan, “Ketika turun ayat ‘walladzina yaknizuna… (orang yang menyimpan emas dan perak serta tidak menafkahkannya di jalan Allah), kami sedang bersama Rasulullah saw. dalam suatu perjalanan. Lalu, sebagian dari sahabat berkata, “Ayat ini turun mengenai emas dan perak. Andaikan kami tahu ada harta yang lebih baik, tentu akan kami ambil”. Rasulullah saw. kemudian bersabda, “Yang lebih utama lagi adalah lidah yang berdzikir, hati yang bersyukur, dan istri shalihah yang akan membantu seorang mukmin untuk memelihara keimanannya.”

11. Mengerti kelebihan dan kekurangan suaminya
     Nailah binti Al-Fafishah Al-Kalbiyah adalah seorang gadis muda yang dinikahkan keluarganya dengan Utsman bin Affan yang berusia sekitar 80 tahun. Ketika itu Utsman bertanya, “Apakah kamu senang dengan ketuaanku ini?” “Saya adalah wanita yang menyukai lelaki dengan ketuaannya,” jawab Nailah. “Tapi ketuaanku ini terlalu renta.” Nailah menjawab, “Engkau telah habiskan masa mudamu bersama Rasulullah saw. dan itu lebih aku sukai dari segala-galanya.”

12. Pandai bersyukur kepada suami
      Rasulullah saw. bersabda, “Allah tidak akan melihat kepada seorang istri yang tidak bersyukur (berterima kasih) kepada suaminya, sedang ia sangat membutuhkannya.” (An-Nasa’i).

13. Cerdas dan bijak dalam menyampaikan pendapat
     Siapa yang tidak suka dengan wanita bijak seperti Ummu Salamah? Setelah Perjanjian Hudhaibiyah ditandatangani, Rasulullah saw. memerintahkan para sahabat untuk bertahallul, menyembelih kambing, dan bercukur, lalu menyiapkan onta untuk kembali pulang ke Madinah. Tetapi, para sabahat tidak merespon perintah itu karena kecewa dengan isi perjanjian yang sepertinya merugikan pihak kaum muslimin.

      Rasulullah saw. menemui Ummu Salamah dan berkata, “Orang Islam telah rusak, wahai Ummu Salamah. Aku memerintahkan mereka, tetapi mereka tidak mau mengikuti.”
Dengan kecerdasan dalam menganalisis kejadian, Ummu Salamah mengungkapkan pendapatnya dengan fasih dan bijak, “Ya Rasulullah, di hadapan mereka Rasul merupakan contoh dan teladan yang baik. Keluarlah Rasul, temui mereka, sembelihlah kambing, dan bercukurlah. Aku tidak ragu bahwa mereka akan mengikuti Rasul dan meniru apa yang Rasul kerjakan.”
      Subhanallah, Ummu Salamah benar. Rasulullah keluar, bercukur, menyembelih kambing, dan melepas baju ihram. Para sahabat meniru apa yang Rasulullah kerjakan. Inilah berkah dari wanita cerdas lagi bijak dalam menyampaikan pendapat. Wanita seperti inilah yang patut mendapat cinta dari seorang lelaki yang shalih.

25 Hal Yang Disuka Wanita Dari Pria

Mungkin hal ini perlu Anda ketahui bagi para cowok, walaupun memang tidak sepenuhnya tepat, karena selera setiap wanita tentunya berbeda-beda, tetapi ada hal yang disukai oleh wanita pada umumnya seperti pada artikel berikut. Artikel ini sengaja saya copas dari sebuah situs agar sobat tahu juga.hehe, semoga bermanfaat.

Terkadang sangatlah sulit untuk mengerti sebagian dari kejiwaan para wanita. Terutama cara mereka bertingkah dan bahkan apa yang mereka pikirkan juga merupakan sebuah misteri bagi mereka sendiri. Namun, walau sebagaimana aneh dan susah terjelaskannya seorang wanita, tidaklah begitu sulit untuk mengambil daftar perlakuan seorang pria yang dapat dengan mudah mereka suka. Semua hal-hal kecil tersebut digabungkan bisa menjadikan anda sang “pria sempurna”, pria idaman mereka. Berikut ini tidak dalam urutan yang khusus.
Seorang pria sempurna adalah…
1. Romantis & Masuk akal : Anda bisa menjadi pria tertangguh, namun juga harus bisa seperti ini.
2. Percaya diri
3. Tangguh & Kuat : Tidak hanya soal otot, tetatpi juga cara anda bicara dan bergerak.
4. Berlatih dan hebat dalam olahraga
5. Berjiwa petualang : Jangan pernah berhenti merencanakan sesuatu yang baru, selalu sedikit gila
6. Tahu cara berpakaian : Selalu terlihat menarik dan memiliki keberanian untuk tampil nyeleneh
7. Sangat bergaul : Semua orang menyukai anda dan memiliki banyak teman
8. Memasak : Masakan Italy, Prancis, Amerika… tidak banyak pria yang bisa
9. Membuat desserts : Sebenarnya ini lebih penting dan inilah yang paling disuka wanita
10. Penari handal : Salsa, Tango, Ballroom… adalah hal termudah untuk mendapatkan wanita
11. Memiliki keahlian yang keren : Pernah berpikir tentang Sulap, Origami?
12. Sukses secara ekonomi
13. Membuatnya tertawa
14. Bermain musik : Gitar adalah yang klasik, namun bisa juga instrumen lainnya
15. Terlihat luar biasa : Saya tahu ini adalah genetic, tetapi kita bisa usahakan sedikit
16. Menyukai dan mengerti Seni : Lukisan, literature, sinema, dan seterusnya.
17. Tahu cara menyampaikan cerita dan anekdot
18. Memberinya bunga : Hal ini tidak pernah menjadi kuno, tapi jangan terlalu berlebihan
19. Memiliki tata karma : Etika akan selalu penting
20. Selalu dalam mood yang baik : Sulit namun bisa dilakukan
21. Inspirasi : Wanita memang tidak pernah melupakan pria pertamanya. Tetapi mereka juga tidak akan 
      melupakan siapa yang menginspirasikan mereka untuk merubah hidup mereka
22. Dapat bertahan dari tekanan sosial
23. Seorang pria yang mendunia : Berbicara bahasa lain dan suka bepergian, memiliki pengalaman berbicara 
      untuk seumur hidup
24. Berambisi sepenuhnya
25. Handal di tempat tidur

Sabtu, 19 Februari 2011

Capek Menunggu, Dekati Si Dia Lebih Dulu

   Dalam hal pendekatan asmara, biasanya wanita cenderung menunggu untuk didekati pria. Padahal sebenarnya, tidak masalah bila Anda ingin melakukan pendekatan lebih dulu.

    Daripada Anda penasaran dan terlalu lama menunggu, cobalah untuk lakukan "gerakan pendekatan" lebih dulu untuk bisa menarik pria incaran. Perhatikan empat trik berikut saat Anda melakukan pendekatan lebih dulu :
1. Berani
Saat Anda melakukan pendekatan lebih dulu, jangan menganggap diri sebagai pribadi yang putus asa. Justru hal ini lebih menantang dan membutuhkan keberanian. Kumpulkan keberanian dan bersikaplah santai. Mulailah percakapan dan lakukan kontak mata yang intens. Hal ini akan membuatnya mengerti kalau Anda melakukan pendekatan.
2. Percaya diri
Pria juga menyukai saat wanita mengontrol keadaan. Ini membuatnya melihat rasa kepercayaan diri Anda yang tinggi. Bagi pria hal itu sangat seksi. Dengan melakukan pendekatan lebih dulu, berarti Anda memiliki rasa kepercayaan diri yang tinggi. Pria memang suka tantangan saat melakukan pendekatan. Tetapi mereka juga suka dengan wanita yang berani dan percaya diri dengan melakukan pendekatan terlebih dahulu.
3. Menggoda
Menggoda tidak selalu diidentikkan dengan agresif atau penuh dengan sikap manis. Dengan pembicaraan yang hangat, sesekali sentuh tangannya dan dengarkan cerita dengan serius serta lakukan kontak mata, pria jauh akan lebih terasa tergoda. Buatlah keadaan menjadi nyaman dan menyenangkan.

Sensasi Cabai Terpedas di Dunia


     Kota Grantham sudah cukup masyur sebagai kota kelahiran Mantan Perdana Mentri Inggris,  Margaret Thatcher. Kini, kemasyurannya bertambah setelah kota yang terletak di Lincolnshire ini menjadi kota pengekspor cabai terpedas di dunia.
Petani setempat tengah mengembangkan cabai dengan tingkat kepedasan mencapai 1,17 juta skala scoville, satuan ukuran rasa pedas.
     Tingkat kepedasan yang sungguh luar biasa hingga mendapat peringatan kesehatan. Bahkan, masuk dalam  Guinness Book of Records, mengalahkan cabai sebelumnya Bhut Jolokia, dari India.
    Dikembangkan oleh Nick Woods, 39, budidaya cabai 'infinity chili' tersebut dilakukan di rumah kaca. Penemuan cabai itu bermula dari sebuah 'kecelakaan' persilangan cabai.
    "Aku tidak sengaja untuk mengembangkannya. Aku melakukan persilangan cabai di rumah kaca. Suatu hari aku melihat ada tanaman cabai baru yang tumbuh," kata Woods, seperti dikutip dari Telegraph.
   "Ketika saya mencoba, rasanya cukup enak, seperti rasa buah yang aneh, tetapi kemudian ada rasa tertunda yang kemudian sangat pedas. Tiba-tiba saya merasa seperti terbakar di bagian belakang tenggorokan, sangat panas sehingga saya tidak bisa berbicara," katanya.
Setelah mencobanya, Woods merasa gemetaran tidak terkontrol. Ia merasa sakit secara fisik. "Saya tidak merekomendasikan siapapun memakannya dalam keadaan mentah.

Minggu, 30 Januari 2011

Mari Pacaran SEHAT

Pacaran harus sehat. Bukan berarti pacaran dapat membawa penyakit, tetapi pacaran yang tidak sehat selalu membawa dampak yang buruk bagi tiap pasangan. Jadi, intinya, pacaran yang sehat itu adalah yang tahu batas.

Terkadang ada pasangan yang tidak tahu kalau mereka telah melampaui batasan karena mereka sendiri tidak mengetahui ada di mana batasan itu. Alan contohnya (bukan nama sebenarnya). Dia gemar untuk berkumpul bersama dengan teman-temannya, terkadang hingga lupa waktu, bahkan sampai tidak mengabari kekasih hatinya, Debby (juga bukan nama sebenarnya). Dengan alasan seperti itulah Debby marah hingga akhirnya memukul Alan. Ilustrasi tersebut menunjukkan pacaran yang tidak sehat. Mau tahu kenapa? Mari kita simak beberapa definisi dan tips pacaran yang sehat:

1. Pacaran yang sehat itu adalah pacaran yang sehat secara fisik. Tidak boleh ada kekerasan fisik di antara pasangan. Yang dilakukan Debby, dengan memukul Alan, salah. Memang selama ini kekerasan yang terjadi kebanyakan dilakukan oleh kaum pria, tetapi tidak menutup kemungkinan terjadinya kekerasan yang dilakukan wanita.

2. Tidak mengekang dalam hubungan sosial. Ingat, apabila Anda masih di dalam tahap pacaran, pasangan Anda bukan lah segalanya. Hubungan sosial dengan teman-teman lain tetap diperlukan. Anda juga tidak boleh melarang pasangan untuk bergaul dengan siapa saja, karena itu adalah hak pasangan Anda.

3. Sehat secara emosional juga penting. Usahakan untuk saling mengerti satu sama lain. Buat hubungan yang nyaman. Yang paling penting adalah kontrol emosi Anda sebaik mungkin.

4. Sehat secara seksual. Dorongan untuk melakukan lebih dari sekedar berpegangan tangan memang selalu ada. Oleh karena itu, kontrol lah diri Anda sekuat mungkin untuk tidak melakukan kontak fisik yang berlebihan karena dampak yang ditimbulkan apabila Anda sampai bablas, sangatlah tidak baik. Gunakan iman sebagai batasan Anda.

Mari Pacaran SEHAT 2

Rasanya salah deh kalau kamu mengidentikkan pacaran dengan suatu hal yang berbau seksual. Bahkan, keinginan sex bakal muncul dengan sendirinya setelah seseorang memiliki perasaan tanggung jawab pada pasangannya, setelah terikat oleh hubungan perkawinan.

Untuk dapat berpacaran secara sehat, pastikan kamu menjaga betul pacar kamu, baik secara fisik maupun secara psikis. Maksud secara fisik adalah dengan tidak menyakiti pasanganmu melalui tindakan kekerasan, sedangkan menjaga secara psikis melalui perasaan nyaman tanpa ada sifat gelisah atau tertekan.

Ketika berpacaran, pastikan kamu mengikuti benar aturan/nilai yang berlaku di masyarakat sekitar. Soalnya, kamu tentu tidak ingin khan jadi gunjingan orang lain di seklilingmu. Bahkan parahnya lagi, kamu bisa dijauhi dari pergaulan masyarakat sekitarmu.

Pacaran, bisa juga membawa dampak positif dan negatif. Bergantung dari sikap dan prilaku kamu sendiri ketika pacaran. Berikut adalah tips tentang hal-hal positifyang dapat kamu lakuikan dengan si doi :

Ajak belajar bareng pacar kamu, supaya kamu jadi lebih semangat dan termotivasi ketika belajar. Alhasil, prestasimu bakal semakin meningkat.

Jangan Tutup Pergaulan sekalipun kamu udah punya pacar. Soalnya dunia ini bakal terasa sempit kalau kamu hanya mengenal pacarmu saja dalam pergaulan. Cobalah banyak mengenal orang disekitarmuyang bisa menambah wawasan kamu, tanpa mengurangi perhatian kamu pada si doi.

Gunakan waktu pacaran kamu untuk hal-hal yang bermanfaat misalnya dengan berolah-raga, berkebun, dan hal bermanfaat lainnya. Dengan melakukan hal-hal bermanfaat, kamu tentunya tidak terdorong kepola hidup konsumtif. Misalnya saja : nonton, jalan-jalan di mall, ngobrol, dan makan di fast food.

Jauhi sex bebas, soalnya selain merugikan diri sendiri, kamu akan beresiko terkena penyakit-penyakit seksual. Selain itu, kemungkinan hamil juga tidak dapat dihindari. Memang sih, rasanya sulit banget untuk menghindari terjadinya kedekatan melalui kedekatan fisik. Oleh karena itu, kamu dan doi kudu bisa saling menjaga diri.

Merespon konflik secara positif adalah hal yang harus sering kamu lakukan. Soalnya dalam suatu hubungan, konflik memang tidak dapat dihindari lagi. Oleh karena itu, sebaiknya tunda dulu keinginan kamu untuk berpacaran.

Hargai privasinya, doi juga memiliki privasi atas dirinya sendiri. Oleh karena itu, jangan sekali-kali memaksakan kehendak padanya. Kalaupun kamu ingin memutuskan sesuatu untuk dirinya, ajaklah dia mempertimbangkan segala sesuatunya.

Luangkan waktu untuk diri sendiri, ketika pacaran kita banyak menghabiskan waktu bersamanya. Oleh karena itu, gak ada salahnya kamu meluangkan waktu untuk diri sendiri. Karena kadang-kadang diri kita juga membutuhkan waktu tersendiri, misalnya saja menyalurkan hobbiyang udah lama gak dilakukan.

Nah, udah ngerti kan ? gak ada salahnya tips diatas kamu coba dalam keseharian kamu dengan si doi. (nuansa)

Sabtu, 20 November 2010

Keistimewaan Malam

     Malam adalah waktu istirahat bagi kebanyakan orang setelah seharian beraktifitas. Dengan rutinistas umum ini, malam menjadi waktu yang sunyi. Kesunyian malam yang jauh dari hiruk pikuk kehidupan memberikan dampak ketenangan tersendiri bagi kita. Apalagi bagi yang hidup diwilayah bercuaca panas, malam tidak saja memberikan ketenangan tapi juga kenyamanan cuaca.
Dalam al-Qur'an disebutkan :
      Dialah yang menjadikan malam bagi kamu supaya kamu tenang beristirahat padanya dan   (menjadikan) siang terang benderang (supaya kamu mencari karunia Allah). Sesungguhnya pada  yang demikian itu terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi orang-orang yang mendengar.  (Qs. Yunus : 67).

     Ketenangan dan kenyaman yang dimiliki malam, dapat memberikan ketenangan pada seseorang. Jika dipergunakan untuk melakukan sesuatu, ketenangan malam sangat membantu konsentrasi, untuk hal yang positif maupun negatif. yaikh Ibrahim al-Laqqany menulisa bait-bait nadzam "Jauharah al-Tauhid" dalam satu malam, dengan petunjuk dari Gurunya, Syaikh Syarnuby.
     Sebaliknya, keruwetan pekerjaan di siang hari juga dapat terbawa pada malam hari dan menjadi semakin rumit, karena pemikiran semakin terkonsentrasi. Seorang penyair Arab pada masa praIslam, Imru'ulqais menyebutnya sebagai humumullail (kegelisahan malam).
Dalam bait-bait syairnya ia mengatakan :
     Dan malam bagaikan ombak
     telah menghampurkan tirainya
     kepadaku, dengan aneka kegelisahan untuk mengujiku

     Masalah sepele yang terjebak arus "kegelisahan malam" akan menjadi semakin rumit, karena terdramatris. Mereka yang tidak bisa tidur karena suatu permasalahan kadang menggunakan malam untuk pelampiasan, dan disambutlah oleh 'kupu-kupu malam' dan segala jenis kehidupan di malam hari. Apakah permasalahan terselesaikan dan menjadi tenang? Tentu saja tidak, karena halitu merupakan pelarian sesaat. tapi bagi orang yang dengan bijaksana melihat potensi malam, ia akan menggunakan ketenangan malam untuk berkonsentrasi menyelesaikan kesulitannya atau mengadukannya kepada Allah swt. Dengan cara itu, ketenangan didapat dan masalah dapat segera terpecahkan.
      Malam, dengan segala potensinya, menjadi pantas jika kemudian dipilih oleh Allah untuk pelaksanaan Isra' dan mi'rajnya nabi kita Muhammad saw. Peristiwa spritual yang amat tinggi yang dianugerahkan kepada manusia. Dan adalah pantas jika Allah juga bersumpah dengan menyebut "malam".